Usaha Mikro Kecil Sumenep Demo Tuntut Pembubaran LPSE dan e-Katalog

by

NadaFM, Sumenep — Sejumlah pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMK) Sumenep berunjukrasa ke Pemkab setempat. Mereka menuntut agar layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) dibubarkan dan aplikasi e Katalog 5.0 dihapus.

Korlap Aksi, Wiyanto mengatakan, aplikasi e katalog 5.0 dinilai tidak menguntungkan para pelaku UMK. Saat pengadaan barang, ada yang sengaja justru mengambil dari luar Sumenep. Padahal UMK Sumenep mampu mengerjakannya.

Ia membantah bahwa penolakan pelaku UMK terhadap LPSE dan e katalog itu disebabkan ketidaksiapan UMK Sumenep bertransformasi ke digital. Namun semata karena perlakuan tidak adil yang didapatkan pelaku UMK. Dicontohkan, pengadaan kostum olah raga, lengkap dengan design nya. Semestinya itu bisa dikerjakan UMK Sumenep, tidak perlu dilempar ke kota lain.

Sambil berorasi, para pelaku UMK juga membentangkan banner besar bertuliskan tuntutan aksi. Diantaranya ‘Hentikan para elit untuk mengarahkan dan mengkondisikan dalam memilih dan membeli produk di e katalog’, ‘cintailah, pilihlah, dan belilah produk-produk UMK Sumenep’.

Usai berorasi, perwakilan pelaku UMK beraudiensi dengan Asisten Perekonomian Setkab Sumenep. Mereka menyampaikan sejumlah tuntutannya dan meminta agar Pemkab memperhatikan dan menindaklanjuti tuntutan UMK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.