Pemkab Sumenep Buru Toko Pengedar Rokok Ilegal di 250 Desa

by

NadaFM, Sumenep — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, kian gencar memburu toko yang disinyalir mengedarkan rokok ilegal di wilayahnya. Dalam program yang akan di mulai sejak 5 Juni hingga 30 Juli 2023, pihaknya berencana akan menyasar 250 desa yang ada di 19 kecamatan se-Sumenep untuk memberantas peredaran rokok ilegal.

 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Sumenep Laili Maulidi mengungkapkan, hal itu dilakukan sebagai bentuk penyadaran kepada masyarakat bahwa mengedarkan rokok ilegal atau tanpa cukai sangat dilarang.

 

Sebagaimana yang telah diatur dalam pasal 54 Undang-undang Cukai Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

 

Selain itu, ditegaskan dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

 

Dia menyebut, peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga turut mengganggu keberlangsungan usaha para pelaku industri hasil tembakau yang legal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.